Tampilkan postingan dengan label openSUSE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label openSUSE. Tampilkan semua postingan

Minggu, November 20, 2011

Menginstall gcc, g++, mp3 di openSUSE

Alhamdulillah, setelah install openSUSE di laptop sekarang jadi banyak bahan untuk menulis di blog lagi :)
Saat ini akan dijelaskan cara install gcc, g++ dan codec mp3.
Pertama, install gcc:

  • Diterminal, masuk ke mode root (sudo su)
  • Kemudian ketikkan perintah
    cnf gcc
    maka akan muncul pemberitahuan cara untuk menginstall gcc. Yaitu dengan perintah
    zypper install gcc
    Maka proses unduh dan install akan berjalan.
Kedua, install g++:
  • Untuk g++ ini aku sedikit kebingungan, karena saat di ketikkan perintah "zypper install g++", tidak menampilkan hasil apa-apa.
  • Tapi ketika di ketik perintah "cnf g++" yang muncul adalah "gcc-c++". [Pantesan gk ada]
  • Akhirnya install deh g++
  • zypper install gcc-c++
Ketiga dan terakhir menginstall codec untuk mp3. Untuk kali ini tidak akan menggunakan terminal lg biar ada hawa yg berbeda sedikit :)
Langsung buka YaST, dan masuk ke software management. Di kotak pencarian isi kata kunci "mp3" dan beri tanda pada "gstreamer...mp3" setelah itu klik "Accept" maka YaST akan secara otomatis menginstallnya. Jangan takut ketika YaST tiba-tiba keluar sendiri. Coba buka banshee dan putar file mp3. :) Semoga bisa membantu.

review openSUSE 12.1 gnome live cd

alhamdulillah, setelah berhasil unduh openSUSE 12.1 dan membakar di CD-RW langsung aku coba dan install di laptop Toshiba Satellite C640 :)
Untuk pertama kali pemakaian belum ada hal-hal negatif yg muncul. Walau modem smartfren (zte ac682) belum terdeteksi secara langsung [yaiyalah] tp masih bisa digunakan dengan menggunakan wvdial.
Tidak seperti fedora 16 yg tidak bisa menggunakan modem ini walau sudah menggunakan wvdial.
Untuk pertama kali install openSUSE belum menyediakan codec untuk memutar file mp3 dan lainnya. Jadi kita masih diharuskan menginstallnya secara manual seperti halnya pada ubuntu. Begitu juga flash.
Namun untuk libreoffice sudah ada secara langsung, berbeda dengan debian dan fedora yg tidak menyertakan libreoffice di media instalasi LiveCDnya.
Untuk aplikasi-aplikasi yg terinstall sudah cukup lengkap.
Berikut daftar aplikasi yg sudah terinstall saat menginstall openSUSE 12.1 gnome LiveCD:
  1. Accesscories:
    • Advance Setting (gnome tweak)
    • Contacts
    • Search
    • Desktop Search
    • Documents
    • File Roller
    • File
    • GEdit
    • Gnome Calculator
    • ...
  2. Graphics:
    • GIMP
    • Cheese
    • Shotwell
    • Simple Scan
    • ...
  3. Internet:
    • Firefox 7.0.1
    • X-Chat
    • Evolution
    • Transmission
    • ...
  4. Office:
    • Libreoffice Writer
    • Libreoffice Calc
    • Libreoffice Base
    • Libreoffice Draw
    • Libreoffice Impress
    • ...
  5. Multimedia:
    • Banshee
    • Brasero
    • Totem
  6. System Tools:
    Untuk di system tool hanya berisi peralatan untuk sistem saja. Hanya saja ada 1 aplikasi yg masih asing bagiku, yaitu Gnome Phone Manager
Mungkin itu dulu ya. :) Silahkan berkomentar jika ingin review yg lebih atau ingin review untuk bagian-bagian yg lebih spesifik lagi :)

Berikut tangkapan layarnya :


Memperbaiki GRUB openSUSE

Pernahkan mengalaminya walau tidak di openSUSE.
Ternyata mudah kok, hanya perlu ketelitian sedikit. Jujur ini adalah pengalaman saya sendiri saat menginstall openSUSE di laptop, dan setelah itu saya install lagi Linux Mint. Saya pikir akan bisa masuk ke sistem openSUSE melalui GRUB milik linux mint. Tapi ternyata tidak bisa. Alhasil install ulang GRUB milik dari openSUSE, setelah pikir2 apa bisa Live CD digunakan untuk install ulang GRUB, karena selama ini fasilitas seperti ini hanya dimiliki oleh openSUSE versi dvd. Ternyata, setelah dicoba booting melalui CD Live openSUSE ada opsi bootloader di control panel openSUSE yaitu YaST.

Nah mulai disitu, langsung saya pilih bootloader. Langsung pilih yang menu dropdown bertuliskan “Other”. Dimenu dropdown tersebut pilih yang “Porpose New Configuration”. Nanti openSUSE akan langsung membuat konfigurasi baru dan klik OK. Maka saat boot akan bisa masuk ke sistem openSUSE.
Lalu bagaimana dengan linux mint? Tenang, saat sudah masuk ke sistem openSUSE masuk kembali ke YaST dan pilih bootloader. Kaitkan dulu partisi tempat sistem linux mint, kemudian pilih tombol add yang ada di jendela bootloader YaST, pada pilihan “Section Type” pilih yang “Image Section” kemudian klik Next. Pada kolom “Section Name” masukkan nama yang akan tampil di menu booting nanti. Sedangkan pada bagian “Section Setting” akan ada pilihan “Dont verify Filesystem . . . “ dan “Enable SELinux” tidak perlu ditandai.
Pada kolom kernel image klik “Browse” dan cari dimana kernel linux mint (ada di folder /boot/vmlinuz) Pada kolom “Initial RAM Disk” klik “Browse” dan cari filenya di “/boot/initrd” tentu saja di partisi dari linux mint. Pada kolom root device pilih partisi root dari linux mint. Pada kolom vga mode bisa menggunakan “0x317”. Kemudian klik “OK” Klik OK lagi dan nyalakan ulang komputer atau laptop yang dimiliki.
Semoga berhasil karena di laptop penulis berhasil :)