Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 15, 2012

Mengaktifkan kwin_gles di chakra linux

  • Pastikan system sudah mendapat update terbaru.
  • Buat file bernama kwin_gles.desktop
  • Isi file tersebut dengan baris berikut :
  • [Desktop Entry] Name=Kwin GLES Exec=kwin_gles TryExec=kwin_gles X-KDE-WindowManagerConfigure=systemsettings X-KDE-WindowManagerRestartArgument=--replace
  • Simpan file tersebut & buka terminal
  • Ketikkan perintah sudo cp kwin_gles.desktop /usr/share/apps/ksmserver/windowmanagers/
  • Buka System Settings
  • Klik Default Applications -> Window Manager
  • Centang Use a different window manager
  • Dan pilih KWin GLES.
Sebagai catatan, chakra adalah distro KDE. Jadi, jangan melakukannya di distro lain selain KDE :P kwin_gles sendiri merupakan fitur baru yg dibawa bersamaan dengan KDE versi terbaru 4.8.x. Perbedaan sudah lumayan, laptopku sendiri jadi lebih enteng. Apalagi karena KDE di chakra linux sudah di 'tweak' sehingga semakin ringan. :D

Minggu, November 20, 2011

Menginstall gcc, g++, mp3 di openSUSE

Alhamdulillah, setelah install openSUSE di laptop sekarang jadi banyak bahan untuk menulis di blog lagi :)
Saat ini akan dijelaskan cara install gcc, g++ dan codec mp3.
Pertama, install gcc:

  • Diterminal, masuk ke mode root (sudo su)
  • Kemudian ketikkan perintah
    cnf gcc
    maka akan muncul pemberitahuan cara untuk menginstall gcc. Yaitu dengan perintah
    zypper install gcc
    Maka proses unduh dan install akan berjalan.
Kedua, install g++:
  • Untuk g++ ini aku sedikit kebingungan, karena saat di ketikkan perintah "zypper install g++", tidak menampilkan hasil apa-apa.
  • Tapi ketika di ketik perintah "cnf g++" yang muncul adalah "gcc-c++". [Pantesan gk ada]
  • Akhirnya install deh g++
  • zypper install gcc-c++
Ketiga dan terakhir menginstall codec untuk mp3. Untuk kali ini tidak akan menggunakan terminal lg biar ada hawa yg berbeda sedikit :)
Langsung buka YaST, dan masuk ke software management. Di kotak pencarian isi kata kunci "mp3" dan beri tanda pada "gstreamer...mp3" setelah itu klik "Accept" maka YaST akan secara otomatis menginstallnya. Jangan takut ketika YaST tiba-tiba keluar sendiri. Coba buka banshee dan putar file mp3. :) Semoga bisa membantu.

review openSUSE 12.1 gnome live cd

alhamdulillah, setelah berhasil unduh openSUSE 12.1 dan membakar di CD-RW langsung aku coba dan install di laptop Toshiba Satellite C640 :)
Untuk pertama kali pemakaian belum ada hal-hal negatif yg muncul. Walau modem smartfren (zte ac682) belum terdeteksi secara langsung [yaiyalah] tp masih bisa digunakan dengan menggunakan wvdial.
Tidak seperti fedora 16 yg tidak bisa menggunakan modem ini walau sudah menggunakan wvdial.
Untuk pertama kali install openSUSE belum menyediakan codec untuk memutar file mp3 dan lainnya. Jadi kita masih diharuskan menginstallnya secara manual seperti halnya pada ubuntu. Begitu juga flash.
Namun untuk libreoffice sudah ada secara langsung, berbeda dengan debian dan fedora yg tidak menyertakan libreoffice di media instalasi LiveCDnya.
Untuk aplikasi-aplikasi yg terinstall sudah cukup lengkap.
Berikut daftar aplikasi yg sudah terinstall saat menginstall openSUSE 12.1 gnome LiveCD:
  1. Accesscories:
    • Advance Setting (gnome tweak)
    • Contacts
    • Search
    • Desktop Search
    • Documents
    • File Roller
    • File
    • GEdit
    • Gnome Calculator
    • ...
  2. Graphics:
    • GIMP
    • Cheese
    • Shotwell
    • Simple Scan
    • ...
  3. Internet:
    • Firefox 7.0.1
    • X-Chat
    • Evolution
    • Transmission
    • ...
  4. Office:
    • Libreoffice Writer
    • Libreoffice Calc
    • Libreoffice Base
    • Libreoffice Draw
    • Libreoffice Impress
    • ...
  5. Multimedia:
    • Banshee
    • Brasero
    • Totem
  6. System Tools:
    Untuk di system tool hanya berisi peralatan untuk sistem saja. Hanya saja ada 1 aplikasi yg masih asing bagiku, yaitu Gnome Phone Manager
Mungkin itu dulu ya. :) Silahkan berkomentar jika ingin review yg lebih atau ingin review untuk bagian-bagian yg lebih spesifik lagi :)

Berikut tangkapan layarnya :


Memperbaiki GRUB openSUSE

Pernahkan mengalaminya walau tidak di openSUSE.
Ternyata mudah kok, hanya perlu ketelitian sedikit. Jujur ini adalah pengalaman saya sendiri saat menginstall openSUSE di laptop, dan setelah itu saya install lagi Linux Mint. Saya pikir akan bisa masuk ke sistem openSUSE melalui GRUB milik linux mint. Tapi ternyata tidak bisa. Alhasil install ulang GRUB milik dari openSUSE, setelah pikir2 apa bisa Live CD digunakan untuk install ulang GRUB, karena selama ini fasilitas seperti ini hanya dimiliki oleh openSUSE versi dvd. Ternyata, setelah dicoba booting melalui CD Live openSUSE ada opsi bootloader di control panel openSUSE yaitu YaST.

Nah mulai disitu, langsung saya pilih bootloader. Langsung pilih yang menu dropdown bertuliskan “Other”. Dimenu dropdown tersebut pilih yang “Porpose New Configuration”. Nanti openSUSE akan langsung membuat konfigurasi baru dan klik OK. Maka saat boot akan bisa masuk ke sistem openSUSE.
Lalu bagaimana dengan linux mint? Tenang, saat sudah masuk ke sistem openSUSE masuk kembali ke YaST dan pilih bootloader. Kaitkan dulu partisi tempat sistem linux mint, kemudian pilih tombol add yang ada di jendela bootloader YaST, pada pilihan “Section Type” pilih yang “Image Section” kemudian klik Next. Pada kolom “Section Name” masukkan nama yang akan tampil di menu booting nanti. Sedangkan pada bagian “Section Setting” akan ada pilihan “Dont verify Filesystem . . . “ dan “Enable SELinux” tidak perlu ditandai.
Pada kolom kernel image klik “Browse” dan cari dimana kernel linux mint (ada di folder /boot/vmlinuz) Pada kolom “Initial RAM Disk” klik “Browse” dan cari filenya di “/boot/initrd” tentu saja di partisi dari linux mint. Pada kolom root device pilih partisi root dari linux mint. Pada kolom vga mode bisa menggunakan “0x317”. Kemudian klik “OK” Klik OK lagi dan nyalakan ulang komputer atau laptop yang dimiliki.
Semoga berhasil karena di laptop penulis berhasil :)

Minggu, November 13, 2011

Tak ada pilihan OS lain di debian

Nah lho..
apa ada yang pernah mengalami? Walaupun ini adalah masalah lama namun masih banyak yg bertanya-tanya, "saat install debian kok gk ada pilihan untuk OS lain sih?"

Sebenarnya BUKAN tidak ada, tapi BELUM ada. Caranya mudah kok, saat berada di debian, buka terminal dan masuk sebagai user root. Kemudian masukkan perintah berikut:
grub-install /dev/sda
update-grub


Nah, setelah perintah tersebut di jalankan. Maka saat di restart komputer maupun laptopnya pasti ada pilihan untuk OS lain.
Mudah kan? Gak ada yang susah kok di linux asal punya teman :)

Rabu, November 09, 2011

Panduan Singkat Mengubah Icon dan Text di Mintmenu

Ada yang sudah bisa mengubah icon dan text di mintmenu? Kalau sudah ya alhamdulillah :-).
Setelah kemarin menuliskan cara memasang mintmenu di debian squeeze, sekarang akan diberikan panduan singkat mengenai cara mengubah logo/icon dan text yg ada di mintmenu. Mudah banget kok, tinggal klik mouse saja :)

Pertama klik kanan pada mintmenu, setelah di klik kanan kan muncul beberapa pilihan, bukan yang preference.
Disana akan diberikat pilihan.
Button Text untuk text/tulisan yg akan tampil di mintmenu
Keyboard shortcut untuk mengubah jalan pintas / shortcut yg digunakan untuk membuka mintmenu tanpa klik mouse.
Sedangkan Button Icon adalah mengubah logo/icons yg akan tampil pada mintmenu.
Setelah itu klik Close.
Beres, mudahkan? :)

Selasa, November 08, 2011

Mintmenu di Debian Squeeze

Yups. Mintmenu milik dari linux mint ada di debian squeeze milikku.
Sebenarnya apa itu mintmenu? Mintmenu adalah model atau aplikasi yg digunakan linux mint untuk menampilkan aplikasi-aplikasi yg sudah terinstall di sistem.
Nah, berhubung aku kangen sama linux mint. Dari pada aku install linuxmint, mending aku utak-atik aja debianku semirip mungkin dengan linux mint.

Pertama, unduh dulu mintmenu dari website linux mint packages.linuxmint.com.
Disitu akan diberi pilihan dari linux mint versi berapa. Nah, aku pilih yang linux mint versi 11. Kenapa? Karena versi 11 adalah versi stabil terakhir. Langsung deh cari-cari yang namanya mintmenu. Setelah ketemu unduh.
Karena diriku mengunduh yg tar.gz jadi ya harus di salin secara manual.
Pertama, ekstrak dulu filenya. Kemudian hasil ekstrak nanti akan ada folder/direktori dengan nama "usr". Biar mudah proses salinnya lewat terminal saja ya :)
Setelah membuka terminal, masuk sebagai user root. Kemudian masuk ke folder tempat hasil ekstrak tadi.
Ketikkan perintah berikut :
cp -rf usr/ /
maksud dari perintah tersebut adalah menyalin folder "usr" ke root / "/" dengan opsi "r" dan "f".
Setelah itu di panel. Klik kanan dan pilih add to panel. Kemudian cari yang namanya mintmenu. Klik tombol "add". Beres dech. Mintmenu sudah terpasang di debian squeeze.
Maaf kalau malah membuat bingung :D

Lampiran :

Kamis, November 03, 2011

Melihat Status Batterai Dari Terminal

Bagi yang senang dengan layar hitam di depannya. Bagaimana kalau ingin melihat status batterai tanpa masuk ke GUI ?
Mudah kok, tinggal ketik acpi di terminal tersebut. Maka akan muncul tinggal berapa persen batterai anda. :D

Jumat, Oktober 28, 2011

Pengenalan Perintah Linux

1. ls. Perintah ls digunakan untuk melihat isi dari sebuah folder atau direktori. Syntax atau cara penulisan perintah ls yaitu : ls nama_folder_yg_ingin_dilihat Misalkan kita ingin melihat isi dari folder home kita, maka perintah yg digunakan adalah: ls ~/ atau ls /home/ap13p
2. cd. Perintah cd digunakan untuk berpindah dari suatu direktori (folder) ke direktori (folder) lain.Syntax atau penulisan dari perintah cd : cd nama_folder Misal kita ingin berpindah ke direktori (folder) /usr/local/src maka kita dapat menggunakan perintah : cd /usr/local/src Lalu jika kita ingin kembali ke folder setingkat sebelum folder tersebut, kita menggunakan perintah apa?? Untuk berpindah dari folder sekarang ke folder setingkat dari folder sekarang kita bisa menggunakan perintah cd .. Misalkan kita sekarang berada di folder /home/ap13p/Dokumen/buku/petunjuk/linux dan ingin berpindah ke folder /home/ap13p/Dokumen/buku/petunjuk, maka kita tidak perlu menuliskan perintah yg panjang seperti : cd /home/ap13p/Dokumen/buku/petunjuk Cukup kita gunakan perintah seperti ini : cd .. Maka akan mendapatkan hasil yang sama. Maaf karena keterbatasan waktu dan juga koneksi internet yang cukup "lemot" :D, Tulisan lengkap bisa anda download disini : perintah-perintah-dasar-linux